Pahami Cara Belajar Efektif untuk Anak  Melalui AJT CogTest

Kamis, 28 Maret 201921 Comments
Blog post

Memahami cara belajar yang efektif untuk anak sangat penting untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Terutama, saat Ia mulai duduk di bangku sekolah.

Saya ingat betul, suatu kali saya sedang super riweuh mengejar Wafa yang berlarian kesana-kemari di butik milik kepala sekolah tempat saya mengajar. Deretan lemari, manekin dan segala aksesories yang terpajang menarik mata kecil dan rasa penasarannya. Lalu kepala sekolah yang juga pemilik butik berkata,

“Punya anak itu memang gitu, Tun. Jaman kecil capek fisik, nanti kalau anaknya udah gede-gede kayak saya, capeknya di sini”, katanya sambil menunjuk kepala.

Saya ngengir. Setengah mengiyakan, setengah lagi agak bertanya-tanya sih. Karena kata siapa pas kecil cuma capek fisik? Pikiran juga capek huhuu. Mikirin anak yang GTM mulu, berat badan naiknya irit banget, belum lagi omongan orang kok anaknya kurus, kok pola asuhnya begini dan begitu. Heu~

Time flies, sekarang Wafa udah SD. Dan saya jadi relate banget sama omongan kepala sekolah. Anak SD sekarang itu ya, jauh banget bedanya sama anak SD jaman kita dulu. Pelajarannya duh, udah susah-susah. Apalagi karena Wafa sekolah di SD berbasis IT, banyak tambahan pelajaran keislaman. Mulai dari Alquran Hadits, Tahaji Imla, Fiqih, Bahasa Arab, plus hafalan Alquran.

Beneran deh, berasa bukan anaknya aja yang sekolah, tapi orangtuanya juga. Momen nemenin dia belajar kadang menjadi momen yang mendebarkan kalau target masih banyak nih, tapi si anak udah bosen dan kalau udah bosen jadi nggak paham-paham. Dilema kan jadinya?

Karena tentu, sebagai orang tua pasti kita ingin yang terbaik untuk anak, termasuk masalah pendidikan. Terkadang proses belajar membuat lelah, namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Hal yang sering terlupakan adalah, anak memerlukan konsep belajar yang efektif untuk mencapai hasil yang baik. Tentunya, ini juga tidak terlepas dari peran orang tua.

Makanya pas anak udah sekolah gini, sebagaian besar diskusi saya sama suami itu ya utak atik dan observasi gimana cara belajar yang tepat dan efektif buat mereka. Pokoknya trial dan ujicoba mulu. Menguras energi dan emosi, tapi seru! Hahaha.

[Baca juga: Tips Agar Anak Dekat dengan Ayahnya]

Nah kalau dari pengalaman kami, membantu anak untuk melakukan proses belajar efektif dapat dilakukan sehari-hari, dengan beberapa cara ini.

Cara Belajar Efektif Untuk Anak

  1. Belajar dengan menyenangkan

Saya pernah baca bahwa untuk anak-anak, yang paling penting adalah ‘rasa’nya, pengalamannya. Dia belum sampai tuh pikiran semacam, “Oh, aku udah sekolah, aku harus rajin belajar biar dapet nilai bagus”.

Tapi yang dia pikirkan adalah, belajar itu menyenangkan atau enggak sih?

Jadi kebayang kan ya, kalau kita nemenin belajar sambil ngomel-ngomel, atau bahkan disertai bentakan. Yang ada anak makin malas belajar. Atau kalaupun belajar jadi nggak mudah paham karena otaknya dalam keadaan tertekan.

  1. Belajar Teratur

Ini erat hubungannya dengan membangun habit/kebiasaan baik. Dan untuk ini, perlu kita buat kesepakatan bersama anak. Kapan nih jadwalnya belajar? Kalau udah disepakati bersama, anak akan lebih mudah bertanggung jawab dibanding dengan selalu kita suruh-suruh.

Untuk awal-awal memang masih harus selalu kita ingatkan, tapi kalau udah terbiasa yakin deh jadi enak banget. Belajar teratur dapat diawali dengan membiasakan anak untuk membaca buku pelajaran dalam waktu tertentu setiap harinya.

  1. Kenali Tipe Belajar Anak

Setiap anak memiliki cara belajarnya sendiri-sendiri, ada yang terbiasa untuk mendengarkan guru langsung mengerti, ada yang perlu membaca berulang-ulang, atau dengan metode Tanya jawab. Kita tentu udah nggak asing ya dengan anak tipe visual, auditori, maupun kinestetik.

Nah, di sini peran orang tua penting banget untuk bisa memahami gaya belajar anak. Bisa dengan observasi bagaimana dia memahami sesuatu, maupun tanya langsung ke anaknya. Kamu kalau belajar enaknya gimana, Kak?

AJT CogTest, Membantu Cara Belajar Anak Lebih Efektif

Jaman sekarang banyak banget ya tes-tes untuk mengukur kemampuan anak. Mulai dari tes IQ, psikotes maupun tes untuk mengetahui bakat tertentu anak. Sayangnya, kadang semua tes itu nggak selalu yang kita butuhkan karena nggak ngasih gambaran yang jelas dari anak kita.

Sebagai contoh tes IQ yang sering disalah artikan sebagai ukuran kepandaian seorang anak. IQ semakin tinggi maka ia semakin jenius. Padahal? Nope!

Meski IQ bagus, bisa banget kok prestasi akademisnya biasa aja. Sebaliknyaang punya prestasi akademis oke, belum tentu juga punya IQ tinggi. IQ ini lebih berhubungan dengan pengalaman hidup sehari-hari. Keterampilan berbahasa, bersosialisasi, termasuk regulasi diri dalam lingkungan.

Then, how?

Beberapa hari lalu saya bawa kultwit dari seorang mom blogger tentang AJT COgTest, yaitu sebuah tes yang sudah dinormakan untuk anak Indonesia. Jadi beneran terstabdardisasi sesuai karakteristik dan bahasa serta budaya Indonesia. Ini sesuai banget ya mengingat kalau tes lain seperti IQ itu standarnya western. Cmiiw.

Jadi AJT CogTest  yang dikeluarkan oleh PT. Melintas Cakrawala Indonesia ini memberikan hasil yang komprehensif dari  8 aspek kecerdasan anak yang dapat digunakan untuk mengindentifikasi dan mengklarifikasi kekuatan dan kelemahan anak secara personal. Jadi bukan berdasarkan angka-angka semata.

Nah, buat kalian yang penasaran banget dengan tes ini, bisa langsung cari infonya di:

Melintas Cakrawala Idonesia

Graha Irama 5th Floor Unit F

Jalan H.R Rasuna Said X-1 Kav 1-2, Jakarta 12950.

http://melintascakrawala.id/

Atau bisa langsung chat ke Whatsapp CSnya di nomor 087883258354

At the end, tentang anak-anak kita, yang terpenting bukan seberapa pintar nilai di atas kertas,
tapi seberapa kaya kepala akan pengetahuan, hal umum juga pemikiran yang akan terus berkembang.

Bukan nilai di atas kertas yang akan menjadi penentu, tapi bagaimana anak kita bisa bermanfaat bagi sekitarnya. Dan bagaimana mereka bisa berdiri tegap tentang apa yang dipilihnya, dan bertanggung jawab sepenuhnya. Dan bagaimana kita, sebagai orangtuanya, bisa mencintai mereka tanpa syarat :’)

Kalian punya tips apa untuk mengetahui cara belajar efektif anak? Share di kolom komen, yuk!

#YukKenaliAnakKita

#AJTCogTest

#TesKognitif AJT

Love,

21 Comments

  • Reyne Raea (Rey)

    Sabtu, 30 Maret 2019 at 4:23 PM

    Gagal paham ama bapaknya, ganteng *eh wkwkwkkw

    Penting banget ya memahami dan mengenal cara efektif belajar anak kita, biar ga salah jalan hehehe
    Mau juga deh ikutin anak saya di test ini 🙂

  • Rosanna Simanjuntak

    Sabtu, 30 Maret 2019 at 5:18 PM

    Kata-kata ini: “Setiap anak adalah unik!” pernah aku baca.
    Alhamdullillah itu menghunjam sampai kini di dada.
    Jadi, kita sebagai orang tua kudu paham konsep ini.
    Apalagi para ahli membuktikan bahwa memang ada 8 kecerdasan.
    Tugas kita orang tua untuk menemukan, yang mana satu milik si buah hati.

  • Mechta

    Sabtu, 30 Maret 2019 at 6:38 PM

    Penting sekali mengenali kebutuhan masing2 anak termasuk cara belajarnya ya.. Ohya, sebaiknya pada usia berapa rest ini dilakukan ya?

  • CatatanRia

    Sabtu, 30 Maret 2019 at 8:15 PM

    Jadi ingat dulu suka dumarahin karena gak belajar pas ujian, karena saya memang bukan tipe yang menghafal setiap menghafal pasti ketiduran hehe. Pelajaran SD sekarang susah ya jadi deg-degan sebentar lagi anak saya masuk SD

  • Ujame Gaja

    Minggu, 31 Maret 2019 at 11:22 AM

    Wah ini keren banget sih, jadi orang tua bakal tau anaknya itu tipe yang kaya gimana, karena kita emang gak bisa nyamain cara belajar anak. Setiap anak punya cara nya sendiri sendiri

  • Lubnah Lukman

    Minggu, 31 Maret 2019 at 7:23 PM

    Ada yang bilang ketika kita sudah mengenali tipe belajar anak makan akan sangat mudah metode ajarnya, hanya kadang disamakan metode belajar jika memang kita sudah sekolahkan… serba salah yah bund… makanya banyak praktisi HS memilih menyekolahkan anak di rumah karena alasan demikian…

  • Silviana Noerita

    Minggu, 31 Maret 2019 at 7:31 PM

    Banyak anak malas belajar karena kadang metodenya belum ketemu. Kalau saya dulu belajar yang enak sambil lihat televisi. Pokoknya sambil dengarkan audio deh, tapi sama orang tua malah dimarahin. Haha. Untung mereka makin lama makin ngerti.

  • Yuni

    Minggu, 31 Maret 2019 at 8:21 PM

    AJT CogTest ini bikin orang tua makin paham akan kemampuan anak ya mbak. Sehingga orang tua tidak terkesan memaksanakan kehendaknya agar anak bisa mengikuti kemauannya, karena sejak lahir anak telah membawa kemampuannya masing2….jadi biarkan anak berkembang sesuai kemampuan nya.

  • Hidayah Sulistyowati

    Minggu, 31 Maret 2019 at 10:14 PM

    Anakku dua aja beda cara belajarnya, Nyak. Masing-masing punya cara belajar yang butuh beberapa tahun untuk mengenalinya. Dan bener sih, buka seberapa pintar anak-anak ini, tapi seberapa kaya otak mereka akan menampung pengetahuan ya

  • Arda Sitepu

    Minggu, 31 Maret 2019 at 11:19 PM

    Anak adalah anugerah dan setiap anak memiliki kecerdasan masing-masing. Tidak semua anak memiliki kecerdasan yang sama, oleh karena itu tidak dapat membandingkan anak A, B dan C. Nah, masalahnya sekarang adalah bagaimana kita bisa selalu memupuk dan membantu anak untuk mengasah kecerdasan tersebut. Salah satunya dengan AJT ini. Program yang bagus menurut saya mbak.

  • Indah Nuria

    Senin, 1 April 2019 at 6:06 AM

    Setiap anak memang beda-beda yaaa mba.. 2 anakku tuh punya cara belajar masing-masing dan memang harus dilihat tergantung minat dan juga bakat

  • Leyla Hana

    Senin, 1 April 2019 at 6:58 AM

    Penasaran pengen ngetes anak-anak pakai metode ini, jangan-jangan selama ini udah salah cara belajarnya. Makanya susah nangkap pelajarannya ya.

  • Kurnia amelia

    Senin, 1 April 2019 at 7:40 AM

    Tes begini bagus juga ya jadi kita bisa tau cara belajar anak yang pas kaya gimana. Anakku sendiri beda2 lho cara belajarnya ada yang harus duduk diam tenang dan ada yang ga bisa diem hehe.

  • Nyi Penengah Dewanti

    Senin, 1 April 2019 at 7:51 AM

    Kalo cara belajar anak kita sudah tahu gampang banget ya Nyak untuk mengajarinya lebih lanjut
    makasih Nyak sharing parentingnya, bermanfaat buat aku yang belumm ada momongan

  • Noorma

    Senin, 1 April 2019 at 8:23 AM

    Jadi pengen ngukur juga buat noofa ini nyak. Soale kemampuan bahasa dia bagus. IQ blm pernah tes. Akademis lumayan hehehe

  • April Hamsa

    Senin, 1 April 2019 at 8:40 AM

    Wah iya selama ini tahunya kalau IQ tinggi anaknya cerdas ternyata salah ya anggapan itu?
    Kalau AJT Cogtes ini berarti lebih akurat ya mbak? Jd pengen nyoba tes buat anak2 jg

  • Yoanna Fayza

    Senin, 1 April 2019 at 9:16 AM

    Thank u nyaak, info penting banget buatku nih, anakku bentar lagi kelas 3, belajarnya udah gak bisa santai lagi. Pinginnya sih dia belajar dg enjoy gak harus diingetin apalagi dipaksa2 lagi.

  • lendyagasshi

    Senin, 1 April 2019 at 9:47 AM

    Aku juga, Nyak…
    Membiasakan anak-anak “belajar” tiap ba’da maghrib.

    Yang sebenernya bukan belajar dalam artian yang sebenarnya siih…hanya memberi aktivitas yang bisa membantu di sekolah. Seperti manambah hapalan Al-Qur’an dan Hana memberi tugas menulis atau berhitung.

  • Rach Alida Bahaweres

    Senin, 1 April 2019 at 6:21 PM

    menurutku mengenali tipe belajar anak tuh emang penting banget. JAdi kita juga bisa tahu bagaimana untuk mengajarkan yang terbaik untuk belajar anak

  • Rahmah

    Senin, 1 April 2019 at 10:09 PM

    Salfa sudah 5 tahun dan sepertinya saya mau ikutkan tes ini tahun depan. Supaya ga salah langka memberikannya pendidikan.

  • ZILQIAH

    Sabtu, 6 April 2019 at 12:11 AM

    touching banget artikelnya nyak mantapp deh bacanya jadi semangat buat ngajarin dan ceritain segala hal ke anak
    yang penting memang wawasan yang luas ya bukan soal nilai di atas kertas

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Prev Post Next Post