Wisuda Takhasus Wafa

December 29, 20220 Comments
Blog post

Saat Wafa TK dulu, nggak ada acara wisuda. Hanya pentas seni yang dikonsep dengan sederhana dan hangat. Makanya ketika kemarin ikut wisuda program takhasus di sekolahnya, masya Allah. Rasanya nano-nano. Deg-degan, terharu, bangga, dan yang jelas bahagia.

Kenapa ada deg-degannya? Karena ini wisuda takhasus. Selain murojaah hafalan bersama-sama, anak-anak juga masih akan diuji dengan sambung ayat. Deg-degan tapi seru. Seru tapi deg-degan😁

Soalnya orangtua dan tamu undangan yang memilih pertanyaan, model undian di toples itu lho. Dan boleh memilih atau menunjuk siapa yang harus menjawab. Kan jadi deg-degan nanti kalau anak saya ditunjuk dan nggak bisa jawab gimana dong. Malu nggak ya dia? Grogi nggak ya? Huhuu

Terus pihak sekolah dan orang tua juga menyediakan reward bagi yang berhasil menjawab soal. Rewardnya yang simpel-simpel aja alias uang diamplopin, wkwkwk.

Aduh itu sepanjang ujian sayanya deg-degan pisan. Apalagi kalau rebutan, dan Wafa kok nggak ngacung-ngacung. Meski ya, saya fahaam banget kalau Wafa itu memang anaknya nggak suka menonjol. Ustadzah yang mengampu takhasus aja bilang gitu, kebetulan kemarin duduknya sebelahan.

“Mba Wafa memang begitu kok Bun, sudah faham banget saya. Bisa, tapi nggak mau menunjukkan. Bukan karena nggak pede kalau menurut saya, tapi memang modelnya begitu”

Saya mengiyakan. Meski sumpah deh, berharap banget Wafa saat itu bisa terpacu untuk mau menjawab soal. Karena saya tau dia bisa. Bahkan malam sebelum wisuda, dia masih serius hafalan sama ayahnya di kamar hotel.

Qadarullah kemarin itu yang ngasih amplop banyaak deh. Jadi sampai yang rajib ngacung udah jawab semua, itu amplop masih banyak aja, Jadi akhirnya Ustadz penguji menunjuk anaknya langsung untuk menjawab. Ada yang nggak bisa? Ada, tapi selalu dibesarkan hatinya.

Saya tu chatingan terus sama suami yang duduk di depan. Nyuruh dia ngode Wafa biar ngacung gituu. Ternyata katanya Wafa lumayan sering ngacung kok, tapi nggak ditunjuk sama ustadz. Kalah cepet kali yaa.

Sampailah di momen dia ditunjuk, dan alhamdulillah bisa jawab dengan lancar. Legaaaa banget rasanya, ahahaha. Masya Allah.

Bahkan Wafa akhirnya bisa dapat dua amplop karena menjawab soal dua kali. Huhuuu. proud of you kakaak❤

Prev Post Next Post